Novel Singkat Imajinatif
16.30 WIB
Seorang ayah yang kaya raya membawa anaknya untuk melihat bagaimana orang miskin hidup, untuk memberi anaknya pelajaran. Tapi apa yang terjadi, sang anak berbalik memberi pelajaran kepada ayahnya.
orang yang sangat kaya membawa anaknya jalan jalan menyusuri pelosok suatu daerah. Dia memiliki satu tujuan untuk menunjukkan anaknya apa artinya hidup tanpa banyak uang. Mereka menghabiskan beberapa hari tinggal di sebuah peternakan dengan keluarga yang sangat miskin.
Novel Singkat Imajinatif
Ketika mereka kembali ke rumah, pria itu bertanya kepada anaknya, apakah ia menikmati perjalanan. ‘Saya menyukainya’, anak itu menjawab. ‘Apakah kamu mengerti sekarang bahwa ada orang-orang yang sangat miskin di luar sana?’ Tanya pria itu. ‘Tentu saja!’ Terdengar jawaban yang diharapkan. Pria itu menekan anaknya lebih lanjut ‘Jadi apa yang kamu pelajari dari perjalanan kita, secara keseluruhan?’
Anak itu menjawab: ‘Saya melihat bahwa kita punya satu anjing, dan mereka punya empat. Kita memiliki kolam renang besar dan mereka memiliki aliran yang berlangsung selamanya. Kita memiliki lampu yang terang benderang, tapi di tempat mereka, kita dapat melihat bintang-bintang di malam hari. Rumah kita memiliki teras yang panjang, tapi ladang mereka menjungjung cakrawala. Kita membeli makanan di supermarket dan makanan itu tumbuh ditempat mereka. Kita memiliki pagar di sekitar rumah, untuk melindungi kita, tetapi mereka memiliki teman-teman yang siap melindungi.
Pria kaya itu terpukau dan takjub. Kemudian anaknya melanjutkan: ‘Saya mengerti sekarang bahwa kita benar-benar benar-benar miskin’
Kadang-kadang, tampaknya, dibutuhkan naluri anak untuk mengingatkan kita tentang apa yang benar-benar penting dalam hidup ini. Kita sering melupakan apa yang kita miliki, dan berkonsentrasi terlalu banyak pada apa yang menjadi kekurangan kita.
Novel Singkat Imajinatif
Sumber: http://goodfullness.com
Rabu, 05 April 2017
Sabtu, 11 Maret 2017
Terlahir Sejernih Air
Ia menggenggam erat apapun yang di taruh pada telapak tangannya. Ia juga mencari apa yang telah menyentuh pipinya, ke kanan lalu ke kiri. Gerakan refleksnya menjelma sebagai gerakan khas bayi.
Novel Singkat Imajinatif
Novel Singkat Imajinatif
Langganan:
Komentar (Atom)